You are currently browsing the category archive for the ‘Sales’ category.

POLA SUKSES DAN POLA GAGAL

By : Antonius Arif

SUKSES ada POLA nya dan GAGAL pun ada POLA nya. Manusia hiduppun ada POLAnya. Ini saya sadari setelah saya mempelajari ilmu Neuro Linguistic Programming. Dimana dalam NLP ini ada suatu ilmu yang namanya Strategi.

Pada suatu ketika saya sedang melakukan in house training, saya melakukan demonstrasi didepan para peserta. Saya panggil peserta yang bisa dianggap sukses dalam penjualan barang door to door. Nama peserta tersebut sebut saja Eva. Dan saya segera meng-elicit atau bahasa kerennya mencacah strategi sukses dia.

“Eva, coba diceritakan pengalaman anda sukses menjual banyak satu hari itu dan apa yang anda lakukan ketika anda bangun pagi hingga anda mau berangkat menuju ke kantor”

“begitu bangun, saya berdoa dan bersyukur kepada Sang Pencipta”

“lalu?” tanya saya

“ Saya berpamit kepada suami dan anak saya.”

“apa yang anda ucapkan kepada suami dan anak anda?”

“Kepada suami sih biasa saja hanya mengatakan bang, saya jalan dulu yah.”

“sedangkan ke anak?” kejar saya

“Dod, doakan mama untuk dapat demo dan bisa jualan banyak yah”

“Terus?”

“Anak saya ngomong bahwa Mama jualan yang banyak yah, bila tidak jualan banyak mama jangan jemput Dodi yah.”

Lalu dia menangis karena terharu mengingat hal itu.

Saya meminta dia untuk melihat ke atas dan tarik nafas agar meredakan tangisnya.

“Lalu?” saya tanya lagi

“saya selama perjalanan terbayang muka anak saya dan ucapannya jangan jemput Dodi itu”

Saya bertanya “apakah setelah anda berbicara hal tersebut apakah anda menjadi jualan?”

“Tentu pak, saya menjual banyak pada hari tersebut”

“ ok deh, na sekarang cerita kepada saya apakah pada saat anda tidak jualan pada hari itu apakah tidak berpamit kepada anak?”

“Iya pak, pernah saat saya lagi terburu-buru pergi akhirnya saya malah tidak jualan sama sekali.”

“apakah Cuma itu saja?”

“O tidak pak, saya pernah pamit kepada anak saya dan dia semalam habis saya marahin dan dia sedikit muram”

“Lalu apa yang terjadi?”

“ Ya tidak terjadi jualan pak.”

Ok, lalu saya berbicara kepada para peserta.

“Apa perbedaaannya antara bisa menjual dan tidak bisa menjual?”

“Bedanya antara pamit dengan tidak pamit serta mood anaknya.”

“Ok, saya coba tanya lagi kepada Eva”

“Coba anda lihat pengalaman anda beberapa kali pada saat anda jual banyak apakah polanya sama?”

Dia merenung sejenak dan dia katakan “Iya pak, kok saya baru sadar yah?”

“Na ini yang dinamakan pola. “

“Jadi sekarang anda sudah tahu bagaimana caranya agar anda bisa jualan banyak?”

“Iya pak, saya sudah tahu”

Na, memang dalam suatu kehidupan apapun ada yang namanya pola dan andapun bisa menulis dikertas dan lihat polanya. Akan terlihat dengan jelas ada polanya.

Jadi, baik sukses ataupun gagal pasti ada polanya.

SELAMAT MENCOBA

Sejak saya mempelajari dan mempraktekkan ilmu Neuro Lingustic Programming dan Hypnotherapy, saya terus terang penasaran dan semakin penasaran mengenai kekuatan dari pikiran. Apalagi setelah mengetahui bahwa subconscious mempunyai peran penting dalam kehidupan semua orang termasuk saya.

Dan ada beberapa artikel dan buku yang menyebutkan bahwa kehidupan kita sekarang ini baik dengan segala kesuksesan atau kegagalan, tidak lepas dari pengaruh masa lalu kita. Bahkan saya sendiri sempat merasakan sulitnya untuk menapak karir selama beberapa tahun hingga akhirnya saya menemukan dan berusaha sedikit demi sedikit untuk menapakinya sehingga bisa mencapai impian yang tidak pernah saya impikan sebelumnya.

Ibaratnya anda seperti nahkoda sebuah kapal layar yang sedang berlayar menuju ke suatu tempat. Dimana anda sebagai nahkoda kapal berusaha mengarahkan agar kapal berlayar sesuai dengan tujuan yang ingin diraih. Dan yang seperti juga anda tahu, pada sebuah kapal juga terdapat anak buah kapal yang bekerja untuk mengatur dan membantu sang Nahkoda untuk mencapai tujuan. Coba anda imaginasikan bila sang anak buah kapal (ABK) yang mengurus layar memberontak dan tidak menuruti perintah sang Nahkoda pada saat terjadi badai, apa yang akan terjadi? Kapal mungkin saja terdampar bukan? Bagaimana bila ABK bagian bersih2 tidak melakukan pekerjaannya dengan baik, apakah tidak akan berpengaruh terhadap yang lain? Pasti terpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung. Jadi bagaimana caranya agar sang ABK mau bekerjasama dengan sang Nahkoda kapal tersebut? Yang pasti, kita harus mendamaikan atau menetralisir keadaan seperti seorang manager terhadapa anak buahnya bukan?

Kalau dengan kondisi tubuh kita seperti sebuah kapal layar, apakah anda bisa mencapai tujuan dengan selamat bahkan gemilang seperti COLOMBUS yang menemukan benua amerika? Hmm…. Menarik bukan?

Jadi caranya bagaimana agar mereka mau bekerjasama dengan baik? Banyak cara, salah satunya adalah dengan hypnotherapy.

Dan saya tertarik untuk mengulas salah satu kasus yang pernah saya tangani. Ada seorang gadis yang cukup menarik datang kepada saya meminta untuk dibantu karena dia merasa seperti orang yang selalu kalah, baik kalah dalam kehidupan dan juga kalah dalam percintaan. Kita namakan saja Ani.

Ani telah bekerja diberbagai perusahaan yang baik kecil maupun perusahaan besar. Dalam semua pekerjaan yang dia lakukan sebenarnya dia sangat bersemangat tetapi selalu berakhir dengan tragis yaitu selalu berakhir dengan pengunduran diri dia atau dipecat dari tempat kerja. Dia menanyakan kepada saya, kenapa ini bisa terjadi?

Saya akhirnya menggunakan teknik2 Hypnosis dan NLP untuk mencari akar masalahnya. Ternyata akar permasalahannya adalah dia sering menerima perlakukan yang tidak enak dari orang tuanya. Baik secara fisik dan secara verbal. Dan ini benar2 masuk kedalam pikiran dia bahkan subconscious dia. Setelah saya melakukan beberapa teknik terapi, akhirnya dia bisa merelease hal2 yang buruk terhadap dirinya dengan baik. Yang anehnya, pada saat dia merelease emosi negative dari dirinya, salah satu orang tuanya mengirimkan sms menanyakan kabar dirinya. SMS ini benar2 menyentuh dirinya karena seakan-akan seluruh masalahnya hilang begitu saja. Seakan-akan semua pikiran terhubung satu sama lain walaupun berbeda jarak.

Saya yakin pada perjalanan kehidupan dia, kehidupan dia akan jauh lebih baik dan kesuksesan sudah ada ditangan tinggal bagaimana kita menggunakannya dengan baik.

Jadi untuk bisa mencapai sukses, dengan kita menghilangkan factor-faktor penghambat bukankah kehidupan kita menjadi lebih mudah?

SALAM @AA

Nana adalah penjual asuransi jiwa. Dia bekerja sebagai sales asuransi jiwa karena untuk mengisi waktu yang kosong. Dia sudah mengikuti sedemikian banyak training dari salah satu perusahaan asuransi terkemuka. Hanya dia merasa sering kali terbentur dengan sikap mental, attitude dan cara berbicara dengan customer. Apalagi bila customernya sudah “resistence dan reject” kepada dia. Dimana kuota target dia harus tercapai dalam waktu 6 bulan, karena bila tidak tercapai maka dia harus kembali menjadi ibu rumah tangga.

Suatu ketika dia datang kepada saya meminta bantuan bagaimana caranya untuk bisa berkomunikasi dengan baik dan mental dia. Setelah saya menggali, sebenarnya dia sudah mendapat tips dan trik bagaimana cara berkomunikasi yang benar.

Saya berpikir sebentar, sebenarnya apa yang salah dengan semua ilmu yang sudah dia dapatkan ditraining. Lalu saya terpikir satu metode yang menurut saya cukup menarik.

Caranya….

Saya meminta dia untuk memeragakan pada saat dia ke customer dengan kondisi yang kurang baik.

Lalu, saya meminta dia untuk mundur ke belakang.

Sambil melihat dan mengimaginasikan bahwa dia ada didepan dan melihat bahwa seakan2 dia melihat dirinya didepan sedang berbicara dengan customer.

Kemudian saya tanya, apa yang kamu lihat didepan? apa penilaian kamu tentang dirimu tersebut?

Dia berkata ” saya melihat diri saya yang tidak PD, lemes, patah semangat, ragu2″

Ok. kemudian saya lakukan break state.

Lalu saya meminta dia untuk mengimajinasikan siapa kira2 yang menurut dia sangat jago dalam berjualan khususnya asuransi jiwa ini. Na, kebetulan dia memilih salah satu manajer diperusahaan tersebut.

Lalu saya meminta dia untuk mengimajinasikan bahwa si Manajer tersebut didepan dan berbicara kepada customer.

Saya tanya kemudian, apa yang kamu lihat?

” saya melihat seseorang yang energik, pintar berbicara dan semangat”

Lalu saya meminta dia untuk step in di diri si manajer tersebut. Dan saya tanya apa perasaan yang muncul?

“saya merasakan diri saya enerjik, pintar berbicara dan semangat”

ok, segera saya anchor dan saya minta dia step back. Apakah hasilnya masih sama? tetap semangat? iya, masih feel good. RUARRR BIASA katanya.

Ok, setelah itu saya break state dan future pacing.

Saya meminta dia untuk membayangkan pada saat dia bertemu dengan customer, apa yang dirasakan?

“Saya benar2 semangat dan luar biasa.”

“Wow, good”

Dan dia berkata. It’s “New” me, saya belum pernah seperti ini sebelumnya. Dia telah bertransformasi menjadi orang yang baru dan luar biasa. Serta jauh lebih PD.

SALAM

Andi adalah seorang salesman yang luar biasa “Jago” dalam menclosing penjualan. Setiap customer yang datang kepadanya selalu pada datang kembali kepadanya walau pada hari itu belum terjadi penjualan secara langsung. Dan ini terjadi terus menerus, ya memang ada beberapa yang lolos, tetapi sebagian besar berhasil membeli dengannya.

Pada satu ketika, Iwan rekan satu kerjanya penasaran. Pakai jimat apa dia, sehingga penjualannya bagus.

” Hi di, pha kabar bro?”

“woi bang Iwan…. baik bang…. baik”

“eh, gue minta resep donk dari elo…… gimana jualan banyak? kan kita belajar bareng, training bareng dan semua teknik penjualan elo, gue ngerti banget. Elo pakai jimat yah ….. hehehehe….. kasih tau ke gue, dukunnya dimana, nanti gue juga minta sama dia, jimatnya. “

“Dukun? ……. iya, gue kemaren belajar jadi babi ngepet bro….. whuahuahua………  Kaga2…. becanda. Gue kebetulan sempat belajar dengan salah satu guru Hypnosis dan NLP.”

“belajar apa bro? ajarin gue donk….. yuk kita makan siang bareng… gue traktir dah…. hehehehe”

akhirnya mereka berdua pergi ke salah satu foodcourt dan berbincang2 disana.

Teknik ini sebenarnya teknik sederhana.

Untuk melakukan induksi kondisi hypnosis ada berbagai cara yaitu salah satunya dibuat confuse atau bingung.

Na, saya menggunakan teknik ini untuk memasukan pesan yang ingin kita sampaikan dan dicampur dengan bersalaman. Kok bisa bersalaman saja sudah bisa memasukan pesan?

Buat yang mengetahui teknik hypnosis, induksi untuk kondisi trance tersebut dilakukan handshake interupt. Metodenya bisa macam. Na metode yang saya gunakan disini adalah…… jeng…. jeng….. jeng…….

Kebiasaan orang bersalaman adalah saat menyorongkan tangan, pasti disambut dengan tangan partner atau customer kita. Na, setelah bersalaman dengan hangat, biasanya….. ini biasanya yah…. adalah melepaskan tangan. Na ini kita jangan melepaskan tangannya. Seakan2 kita mau melepaskan tangan tetapi kita mengegam kembali tangan partner atau customer kita tersebut.

Terjadilah unsur kebingungan didiri customer atau partner kita tersebut. Lalu kita bisa masukan pesan kepada dia seperti ini : “begitu bapak puuuulllllaaannngggg dari siniiii…. bapak merasakan bahwa <nama produk> yang baru saya jelaskan tadi membuat bapak menyadari dan membutuhkannya….. ” (digunakan intonasi suara pelan dan rendah dan lebih bagus bila menggunakan suara dari perut….. Suara perut adalah suara rendah dan berat)

Cara ini bisa digunakan bermacam2. bisa untuk customer atau partner kita mengingat kita, pesan dan sebagainya.

Jadi, silahkan anda coba… dijamin….. ASIKKK :)

SALAM

Ada pertanyaan dari klien saya pada suatu ketika training mereka. Pa, bagaimana caranya menjalin keakraban dengan mudah pada saat pertama kali bertemu?

Saya terdiam sejenak, karena sebenarnya ada beberapa metode yang bisa digunakan baik dengan Neuro Linguistic Programming atau Hypnosis. Na, kali ini saya mau mencoba sesuatu yang berbeda dan kebetulan metode ini saya dapatkan dari Igor Ledochowski.

Siapa sih Igor Ledochowski? apakah dia yang pertama kali mendarat dibulan ? hehehehe….

Bukan, dia adalah ahli Covert Hypnosis dan mendadak terkenal belakangan ini karena katanya…. ini katanya yah…. Obama si Anak Menteng itu yang menjadi President USA menggunakan teknik Conversation Hypnosis untuk menarik para pendukungnya.

Na, metodenya gimana?  Gampang kok…….  langsung saja teriak DEEP SLEEP…… :)

Tidak, tidak…. bukan itu caranya. Itu mah relatif susah buat orang yang belum pernah belajar Hypnotherapy hehehe…

Caranya begini :

Pasti anda semua pernah mempunyai pengalaman dengan teman baik anda, yang ngga tahu bagaimana, anda bisa dengan entengnya bercanda dengannya tanpa ragu2 dan merasa nyambung dan nyaman. Dan bisa tukar pikiran dengan mudah, ngobrol dan lain sebagainya.

Nah, bila sudah menemukan. Lakukan step sebagai berikut:

1. Tarik Nafas, tahan beberapa detik dan hembuskan melalui mulut….. lakukan ini 3x

2. Setelah tenang, kemudian pejamkan mata anda.

3. Lalu IMAGINASIKAN bahwa anda berada dimasa ketika anda sedang berbicara dengan teman2 anda.

4. Rasakan, dengarkan dan lihat bahwa pembicaraannya makin asyik….

5. Lanjutkan dengan meng IMAGINASIKAN bahwa seakan2 ada aliran cahaya atau warna yang mengalir dari tubuh kita lalu masuk ke tubuh teman kita.

6. Semakin asyik pembicaraan itu, rasakan, lihat dan dengarkan dengan seksama dan vibrasinya membesar keseluruh badan kita. rasakan sensasinya………  setelah rasa sensasi tersebut telah muncul dengan deras, silahkan langsung melakukan ANCHOR. (dengan cara misal : Telunjuk dan jempol saling menekan satu sama lain)

7. Setelah rasa tersebut sudah enak sensasinya. Kemudian berhenti sejenak lalu lepaskan jari tangan.

Nah,bila nanti ketemu customer atau orang baru silahkan langsung menekan jari yang tadi digunakan untuk ANCHOR lalu rasakan sensasinya menyebar dibadan kita dan ke teman bicara kita.

JADI, SELAMAT MENCOBA

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.